Sebelum kita melakukan kegiatan pengolahan data terlebih dahulu kita perlu memahami tentang dasar-dasar Microsoft Excel. File dalam Microsoft Excel berupa workbook yang berisi beberapa worksheet atau lembar kerja yang digunakan untuk pengolahan dan pengorganisasian data. Dalam worksheet terdiri dari baris dan kolom. Pertemuan antar baris dan kolom dinamakan sel. Gabungan dari beberapa sel dinamakan Range. •Teknik memasukan data di lembaran kerja Excel •Memformat sel lembaran kerja •Mengatur nama dan warna tab serta latar belakang lembaran kerja •Berbagai jenis acuan •Menggunakan rumus dan fungsi
Memasukkan Data
Data yang dimasukkan ke lembaran kerja Excel dapat berupa teks, angka-angka (bilangan bulat, desimal, dan persentase), waktu, atau tanggal. Data yang berupa teks secara otomatis akan ditempatkan merapat ke kiri sel, sedangkan data dengan tipe data yang lain akan ditempatkan merapat ke kanan. Jika kita memasukkan data berupa tanggal dan waktu, Excel akan mengenali data yang dimasukkan secara otomatis selama kita mamasukkan data tersebut dengan format yang benar. Jika format yang kita masukkan salah, maka data tersebut akan dianggap berupa angka atau teks biasa. Jika data tanggal atau waktu yang dimasukkan merapat kekiri, berarti format tanggal atau waktu yang kita ketik masih salah dan Excel menganggapnya sebagai data teks. Karena jumlah data yang dimasukkan ke sel-sel di lembaran kerja Excel sering kali sangat banyak, maka Excel menyediakan fasilitas untuk membuat proses pemasukan data-data tersebut menjadi lebih mudah dan membutuhkan waktu yang lebih singkat. Memformat sel lembaran kerja Mengubah Tinggi Baris 1.Mengubah Tinggi Baris Sesuai Isi Sel 2.Mengubah Tinggi Baris Melalui Menu 3.Mengubah Tinggi Baris Tunggal 4.Mengubah Tinggi Lebih dari Satu Baris B. Mengubah Lebar Kolom Pada saat lembar kerja terbuka, tampilan lebar kolom berkisar 9 digit dari font standar. Sehingga apabila kita memasukkan data lebih dari 9 digit, sisanya akan masuk ke kolom berikutnya. Agar data tidak tumpang tindih, perlu dilakukan pelebaran kolom. 1.Mengubah Lebar Kolom Tunggal 2.Mengubah Lebar Kolom Lebih dari Satu Kolom 3.Mengubah Lebar Kolom Sesuai dengan Isi Sel 4.Mengubah Lebar Kolom Melalui Menu C. Menambah Kolom atau Baris .Menambah Kolom Terkadang muncul permasalahan saat membuat tabel, antara lain sudah terlanjur memasukkan data banyak tapi ada kolom yang lupa dimasukkan, sehingga kita perlu menambahkan kolom yang baru. Untuk menambahkan kolom baru di antara kolom yang sudah ada, yaitu sebagai berikut. a.Pilih sel di kolom yang akan klta sisipi kolom b.Klik Insert c.Klik Colum 2.Menambah Baris Jika iingin menambahkan baris di antara data yang sudah ada dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut. a.Pilih sel di baris yang akan disisipkan b.Klik Insert c.Klik Row D. Menyembunyikan Baris atau Kolom
Apabila data pada kolom atau baris tidak kita inginkan untuk dilihat orang lain, maka dapat disembunyikan. Langkahnya adalah sebagai berikut: 1.Pilih baris atau kolom yang akan disembunyikan. 2.Klik menu Format, pilih Row untuk baris atau column untuk kolom 3.Klik Hide Untuk menampilkan kembali klik unhide
E. Menghapus Kolom atau BarisData yang memang sudah tidak kita butuhkan lagi perlu kita hapus. Jika ingin menghapus kolom atau baris harus diyakinkan bahwa baris atau kolom itu akan dihapus. Karena proses penghapusan ini akan menghapus semua data-data yang ada dalam satu kolom atau baris itu. F. Menggabung dan membagi sel Menggabung beberapa kolom atau baris menjadi satu.
G. Menambah dan Menghapus Lembar Kerja (Worksheet)
Tampilan awal workbook biasanya terdiri atas tiga worksheet (lembar kerja). Jika kita menginginkan lebih banyak worksheet, maka kita dapat menambahkannya. Langkahnya adalah sebagai berikut:
1.Klik Insert
2.Klik Worksheet
H. Memberi Nama Lembar Kerja
Dalam sati workbook, kita dapat membuat lebih dari satu lembar kerja. Jika lembar kerja tersebut tidka diberi nama, kita akan kesulitan untuk memilih lembar kerja. Agar lembar kerja dapat terindentifikasi dengan baik perlu diberi nama
Pekerjaan yang dilakukan dengan komputer tidak selalu menggunakan huruf atau teks, tetapi juga menggunakan angka-angka atau numerik. Microsoft Corp. telah mengantisipasi kebutuhan tersebut dengan menyediakan aplikasi pengolah angka (spread sheet) yang diberi nama Microsoft Excel.
Pengertian
Microsoft Excel merupakan aplikasi yang berorientasi pada pengolahan angka. Excel mampu mengolah angka untuk fungsi matematika, fungsi statistika, fungsi keuangan, dan fungsi logika. Bahkan, penghitungan gaji karyawan, baik dengan neraca maupun laporan keuangan, dapat dilakukan dengan Microsoft Excel
Microsoft Excel yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation telah banyak digunakan baik oleh
perorangan maupun perusahaan. Kemampuannya yang secara cepat dan tepat dalam membantu pekerjaan sudah tidak diragukan lagi. Fasilitas dalam microsoft Excel ini terus bertambah dan memberi kemudahan dari versi ke versi. Selain aplikasi pengolahan angka dengan Excel terdapat juga aplikasi sejenis seperti : Lotus for Windows, SuperCalc, dan Q-Pro.
Perangkat Lunak Lembar Kerja (Worksheet) Beserta Fungsi Ikon dan Menu
Perangkat Lunak Sistem Operasi dengan Program Aplikasi Pengolah Angka Sistem Operasi merupakan program awal sebelum program aplikasi lain dapat ditempatkan (install)
dalam suatu komputer. Sistem operasi yang baik adalah sistem operasi yang mampu menyesuaikan hardware dan mampu menjalankan program aplikasi apapun. Perangkat Lunak dapat dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu:
1.Sistem Operasi (Operating System) merupakan perangkat lunak yang mengatur perangkat keras, perangkat lunak, dan pengguna komputer agar dapat bekerja dengan baik.
2.Program Aplikasi (Aplication Programs) merupakan software yang dirancang khusus untuk kebutuhan-kebutuhan dan pekerjaan tertentu, misalnya untuk mengolah kata, angka, dan database.
3.Bahasa Pemrograman (Programming Language) adalah software yang digunakan dan berfungsi untuk membuat suatu aplikasi dengan menggunakan bahasa-bahasa dengan aturan atau prosedur tertentu.
4.Program Bantu (Utility) adalah software yang berfungsi sebagai aplikasi pembantu dan perawatan dalam kegiatan yang berhubungan dengan perangkat lunak dan perangkat keras komputer, misalnya memformat disket, mengkopi data, mengompres file, dan lailn-lain.
Berdasarkan pengelompokan tersebut dapat dilihat suatu perbedaan antara sistem operasi dan perangkat lunak khususnya perangkat pengolah angka.
Berikut tabel perbedaan sistem operasi dengan aplikasi pengolah angka. Perbedaan sistem operasi dan aplikasi pengolah angka.
SistemOpSistem Operasierasi
PengolahAngka
Sebagai programawal agar komputerdapatberfungsidenganbaik
1. Bukansebagai program awaldarisuatukomputer
Landasanbagi program aplikasi lain
Bukan sebagai landasan program aplikasi yang lain
Bekerjadenganmengendalikan software dan hardware
Bekerja untuk keperluan aplikasi pengolah angka itu sendiri
Orientasikerjapadamanajemen software, hardware, dan file
Orientasi kerja pada pengolahan angka
B. Kegunaan Program Pengolah Angka
Perangkat lunak pengolah angka adalah buku kerja elektronik yang terdiri dari beberapa lembar kerja (sheet) yang berorientasi pada pengolahan data angka. Selain dapat mengolah angka, aplikasi ini mampu bekerja sebagai database (pengolah data).
Proses atau kegiatan yang dapat dilakukan oleh Microsoft Excel antara lain sbb:
1.Perhitungan dengan rumus sederhana,
2.Perhitungan dengan rumus yang kompleks,
3.Perhitungan statistika,
4.Perhitungan keuangan (finansial)
5.Pengolah angka menjadi grafik,
6.Pengolah database
Pengaktifan Program Microsoft Excel
Untuk pengaktifan Microsoft Excelsama dengan pengaktifan program Microsoft yang lainnya. Yaitu melalui menu Start – All Program – Microsoft Office – Microsoft Excel
Menyimpan Dokumen
Lembar kerja yang telah selesai dapat disimpan dalam media simpan yaitu disket, hard disk, atau USB Flashdisk.
Menutup Microsoft Excel
Sebelum anda mematikan komputer, semua program aplikasi Windows harus ditutup. Untuk menutup program dapat digunakan dua alternatif, yaitu dengan klik menu pada menu box atau klik menu File–Exit. Selain itu juga dapat ditempuh dengan menekan tombol Alt+F4.
Data yang dimasukkan ke lembaran kerja Excel dapat berupa teks, angka-angka (bilangan bulat, desimal, dan persentase), waktu, atau tanggal. Data yang berupa teks secara otomatis akan ditempatkan merapat ke kiri sel, sedangkan data dengan tipe data yang lain akan ditempatkan merapat ke kanan. Jika kita memasukkan data berupa tanggal dan waktu, Excel akan mengenali data yang dimasukkan secara otomatis selama kita mamasukkan data tersebut dengan format yang benar. Jika format yang kita masukkan salah, maka data tersebut akan dianggap berupa angka atau teks biasa. Jika data tanggal atau waktu yang dimasukkan merapat kekiri, berarti format tanggal atau waktu yang kita ketik masih salah dan Excel menganggapnya sebagai data teks. Karena jumlah data yang dimasukkan ke sel-sel di lembaran kerja Excel sering kali sangat banyak, maka Excel menyediakan fasilitas untuk membuat proses pemasukan data-data tersebut menjadi lebih mudah dan membutuhkan waktu yang lebih singkat. Menambah Kolom Terkadang muncul permasalahan saat membuat tabel, antara lain sudah terlanjur memasukkan data banyak tapi ada kolom yang lupa dimasukkan, sehingga kita perlu menambahkan kolom yang baru. Untuk menambahkan kolom baru di antara kolom yang sudah ada, yaitu sebagai berikut. 1. Pilih sel di kolom yang akan klta sisipi kolom 2. Klik Insert 3. Klik Colum 4. Menambah Baris Jika iingin menambahkan baris di antara data yang sudah ada dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut. 1. Pilih sel di baris yang akan disisipkan 2. Klik Insert 3. Klik Row Apabila data pada kolom atau baris tidak kita inginkan untuk dilihat orang lain, maka dapat disembunyikan.Langkahnya adalah sebagai berikut: 1. Pilih baris atau kolom yang akan disembunyikan. 2. Klik menu Format, pilih Row untuk baris atau column untuk kolom 3. Klik Hide Untuk menampilkan kembali klik unhide. Data yang memang sudah tidak kita butuhkan lagi perlu kita hapus. Jika ingin menghapus kolom atau baris harus diyakinkan bahwa baris atau kolom itu akan dihapus. Karena proses penghapusan ini akan menghapus semua data-data yang ada dalam satu kolom atau baris itu. Tampilan awal workbook biasanya terdiri atas tiga worksheet (lembar kerja). Jika kita menginginkan lebih banyak worksheet, maka kita dapat menambahkannya. Langkahnya adalah sebagai berikut: 1. Klik Insert 2. Klik Worksheet Dalam satu workbook, kita dapat membuat lebih dari satu lembar kerja. Jika lembar kerja tersebut tidka diberi nama, kita akan kesulitan untuk memilih lembar kerja. Agar lembar kerja dapat terindentifikasi dengan baik perlu diberi nama. Langkahnya adalah sbb : 1. Klik lembar kerja yang akan diberi nama 2. Klik Format 3. Pilih Sheet 4. Klik Rename 5. Sheet akan terblok, ketik nama baru. Agar data-data rahasia tidak dapat dilihat orang lain,langkahnya sebagai berikut: 1. Pilih lembar kerja yang akan disembunyikan 2. Klik Format 3. Pilih Sheet 4. Klik Hide Untuk Menampilkan kembali lembar kerja yang disembunyikan lakukan langkah sebagai berikut: 1. Klik Format 2. Pilih Sheet 3. Klik Unhide 4. Pada kotak dialog Unhide yang muncul pilih lembar kerja yang ingin ditampilkan kembali. 5. Klik Ok.
Data yang dimasukkan ke lembaran kerja Excel dapat berupa teks, angka-angka (bilangan bulat, desimal, dan persentase), waktu, atau tanggal. Data yang berupa teks secara otomatis akan ditempatkan merapat ke kiri sel, sedangkan data dengan tipe data yang lain akan ditempatkan merapat ke kanan. Jika kita memasukkan data berupa tanggal dan waktu, Excel akan mengenali data yang dimasukkan secara otomatis selama kita mamasukkan data tersebut dengan format yang benar. Jika format yang kita masukkan salah, maka data tersebut akan dianggap berupa angka atau teks biasa. Jika data tanggal atau waktu yang dimasukkan merapat kekiri, berarti format tanggal atau waktu yang kita ketik masih salah dan Excel menganggapnya sebagai data teks. Karena jumlah data yang dimasukkan ke sel-sel di lembaran kerja Excel sering kali sangat banyak, maka Excel menyediakan fasilitas untuk membuat proses pemasukan data-data tersebut menjadi lebih mudah dan membutuhkan waktu yang lebih singkat. Menambah Kolom Terkadang muncul permasalahan saat membuat tabel, antara lain sudah terlanjur memasukkan data banyak tapi ada kolom yang lupa dimasukkan, sehingga kita perlu menambahkan kolom yang baru. Untuk menambahkan kolom baru di antara kolom yang sudah ada, yaitu sebagai berikut. 1. Pilih sel di kolom yang akan klta sisipi kolom 2. Klik Insert 3. Klik Colum 4. Menambah Baris Jika iingin menambahkan baris di antara data yang sudah ada dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut. 1. Pilih sel di baris yang akan disisipkan 2. Klik Insert 3. Klik Row Apabila data pada kolom atau baris tidak kita inginkan untuk dilihat orang lain, maka dapat disembunyikan.Langkahnya adalah sebagai berikut: 1. Pilih baris atau kolom yang akan disembunyikan. 2. Klik menu Format, pilih Row untuk baris atau column untuk kolom 3. Klik Hide Untuk menampilkan kembali klik unhide. Data yang memang sudah tidak kita butuhkan lagi perlu kita hapus. Jika ingin menghapus kolom atau baris harus diyakinkan bahwa baris atau kolom itu akan dihapus. Karena proses penghapusan ini akan menghapus semua data-data yang ada dalam satu kolom atau baris itu. Tampilan awal workbook biasanya terdiri atas tiga worksheet (lembar kerja). Jika kita menginginkan lebih banyak worksheet, maka kita dapat menambahkannya. Langkahnya adalah sebagai berikut: 1. Klik Insert 2. Klik Worksheet Dalam satu workbook, kita dapat membuat lebih dari satu lembar kerja. Jika lembar kerja tersebut tidka diberi nama, kita akan kesulitan untuk memilih lembar kerja. Agar lembar kerja dapat terindentifikasi dengan baik perlu diberi nama. Langkahnya adalah sbb : 1. Klik lembar kerja yang akan diberi nama 2. Klik Format 3. Pilih Sheet 4. Klik Rename 5. Sheet akan terblok, ketik nama baru. Agar data-data rahasia tidak dapat dilihat orang lain,langkahnya sebagai berikut: 1. Pilih lembar kerja yang akan disembunyikan 2. Klik Format 3. Pilih Sheet 4. Klik Hide Untuk Menampilkan kembali lembar kerja yang disembunyikan lakukan langkah sebagai berikut: 1. Klik Format 2. Pilih Sheet 3. Klik Unhide 4. Pada kotak dialog Unhide yang muncul pilih lembar kerja yang ingin ditampilkan kembali. 5. Klik Ok.
Sebuah rekaman tulisan yang menerangkan bahwa interaksi sosial dapat dilakukan juga melalui sebuah jaringan komputer terdapat pada seri memo yang ditulis oleh J.C.R. Licklider dari MIT (Massachuset Institut of Technology) pada bulan Agustus tahun 1962. Dalam memo tersebut diuraikan konsep "Galactic Network"nya. Dia memiliki visi sebuah jaringan komputer global yang saling berhubungan dimana setiap orang dapat akses data dan program secara cepat dari tempat manapun. Semangat konsep tersebut sangat sesuai seperti internet yang ada
sekarang. Licklider adalah pimpinan pertama riset program komputer dari projek DARPA, 4 yang dimulai bulan Oktober 1962. Selama di DARPA dia bekerjasama dengan Ivan Sutherland, Bob Taylor, dan seorang peneliti MIT, Lawrence G. Roberts. Leonard Kleinrock di MIT mempublikasikan tulisanya berjudul " The first paper on packet switching theory" dalam bulan July 1961 dan "The first book on the subject" di tahun 1964. Kleinrock sepaham dengan Roberts dalam teori
kelayakan komunikasi mempergunakan sistem paket data dari pada hanya mempergunakan sebuah rangkaian elektronik. Teori ini merupakan cikal bakal adanya jaringan komputer. Langkah penting lainnnya adalah membuat komputer dapat berkomunikasi secara bersama-sama. Untuk mmebuktikan hal ini, pada tahun 1965, Roberts bekerjasama dengan Thomas Merrill, menghubungkan komputer TX-2 yang ada di Mass dengan komputer Q-32 yang ada di California dengan mempergunakan sebuah saluran dial-up berkecepatan rendah. Ini merupakan sebuahjaringan komputer pertama yang luas yang pernah dibuat untuk pertama kalinya meski dalam skala kecil. Hasil dari percubaan ini adalah bukti bahawa pengunaan waktu dalam komputer-komputer tersebut dapat bekerja dengan baik,
menjalankan program dan mengambil atau mengedit data seperti yang biasa dilakukan pada sebuah mesin dengan remote control, namun rangkaian saklar system telepon kurang mendukung percobaan ini. Hipotesis Kleinrock tentang diperlukannya sebuah program paket pensaklaran terbukti.
Pada tahun 1966 Roberts pergi ke DARPA untuk mengembangkan konsep jaringan komputer dan dengan cepat merumuskan rencananya untuk ARPANET, yang dipublikasikan pada tahun 1967. Pada saat konferensi dimana dia harus mempresentasikan makalahnya tentang konsep paket dalam jaringan komputer, dalam konferensi tersebut juga ada sebuah makalah yang berhubungan dengan konsep paket pada jaringan komputer dari Inggris yang ditulis oleh Donald Davies dan Roger Scantlebury dari NPL. Scantlebury mengatakan pada Roberts tentang riset yang dilakukan NPL sebaik seperti yang dilakukan oleh Paul Baran dan lainnya di RAND. RAND group telah menulis sebuah makalah berjudul " paper on packet switching networks for secure voice" di lingkungan militer pada tahun 1964. Penelitian-penelitian tersebut dilakukan bersamaan oleh kelompok peneliti MIT, NPL dan RAND. Sedangkan para penelitinya tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh kelompok peneliti lainnya. Kelompok peneliti MIT bekerja dalam kurun waktu 1961-1967, kelompok RAND bekerja dalam kurun waktu 1962-1965, dan kelompok NPL bekerja antara tahun 1964-1967. Kata paket telah diadopsi dari hasil kerja kelompok NPL dan diusulkan dipergunakan dalam saluran komunikasi data ARPANET, sehingga komunikasi data di dalam projek ini diubah dari 2.4 kbps menjadi 50 kbps. 5
Dalam bulan Agustus tahun 1968, setelah Roberts dan penyandang dana projek DARPA merevisi semua struktur dan spesifikasi ARPANET, sebuah RFQ dirilis DARPA untuk pengembangan salah satu komponen kunci, paket pensakalaran yang disebut Interface Message Processors (IMP's). RFQ telah dimenangkan dalam bulan Desember1968 oleh sebuah group yang dipimpin oleh Frank Heart dari Bolt Beranek and Newman (BBN). Sebagai tim dari BBN yang mengerjakan IMP's, Bob Kahn memerankan peran utama dalam desain arsitektur ARPANET. Topologi dan ekonomi jaringan didesain dan dioptimasi oleh Roberts bersama Howard Frank dan timnya dari
Network Analysis Corporation. Pengukuran sistem jaringan dilakukan oleh tim pimpinan Kleinrock di UCLA. 6 Karena awal dilakukannya pengembangan teori paket pensaklaran oleh Kleinrock, dan juga adanya perhatiannya yang serius pada analysis, design dan pengukuran, maka Network Measurement Center yang dibangun Kleinrock di UCLA telah terpilih sebagai node pertama projek ARPANET. Ini terjadi dalam bulan September tahun 1969 ketika BBN memasang IMP pertama di UCLA dan host komputer pertama telah tersambung. Projek Doug Engelbart yang menggarap "Augmentation of Human Intellect" (didalamnya terdapat NLS, sebuah system hypertext pertama) di Stanford Research Institute (SRI) kemudian dikembangkan menjadi node kedua. SRI mendukung Network Information Center, dipimpin oleh Elizabeth (Jake) Feinler dan berperan sebagai pemelihara table nama host ke address mapping sesuai dengan direktori RFC's. Sebulan kemudian, pada saat SRI telah tersambung ke ARPANET, pesan pertama dari host ke host telah dikirimkan dari laboratorium Kleinrock ke SRI. Dua node lainnya segera dibangun di UC Santa Barbara dan University of Utah. Dua node terakhir ini membuat projek aplikasi visual, dengan Glen Culler dan Burton Fried di UCSB bertugas mencari metoda-metoda untuk menampilkan fungsi-fungsi matematika mempergunakan "storage displays" agar dapat menjawab "problem of refresh" yang terjadi dalam jaringan. Robert Taylor dan Ivan Sutherland di Utah bertugas mencari metoda-metoda penampilan 3-D dalam jaringan. Sehingga pada akhir tahun 1969, empat komputer host telah tergabung bersama dalam inisial ARPANET, maka cikal bakal Internet telah lahir.
Komputer banyak yang disambungkan ke ARPANET pada tahun-tahun berikutnya dan tim bekerja melengkapi fungsi Host-to-Host protocol dan software jaringan komputer lainnya. Di bulan Desember tahun 1970, the Network Working Group (NWG) bekerja dibawah pimpinan S. Crocker menyelesaikan inisial ARPANET Host-to-Host protocol, dan disebut Network Control Protocol (NCP). ARPANET secara lengkap mempergunakan NCP
selama periode 1971-1972 dan para pengguna jaringan komputer akhirnya dapat mulai melakukan pengembangan aplikasinya.
Dalam bulan Oktober tahun 1972, Kahn telah mengorganisasikan sebuah demonstrasi besar dan sukses ARPANET di International Computer Communication Conference (ICCC). Ini merupakan untuk pertama kalinya diperkenalkan ke masyarakat. Dalam demo ini juga diperkenalkan inisial "hot" aplication, electronic mail (email). Dalam bulan Maret, Ray Tomlinson dari BBN membuat program penulisan pesan email, pengiriman dan pembaca pesan email pertama. Hal ini dilakukan atas dorongan kebutuhan ARPANET akan sebuah mekanisme koordinasi yang mudah. Dalam bulan July, Roberts mengembangkan utilitynya dengan membuat program email utility pertama ke dalam daftar, pemilihan untuk pembacaan, file, meneruskan (forward), dan memberikan jawaban sebuah pesan. Dari penemuan ini maka email merupakan aplikasi yang paling banyak dipergunakan dalam jaringan komputer selama
beberapa dekade.
Konsep Inisial Internetting
Jaringan komputer ARPANET tumbuh menjadi Internet. Internet didasarkan pada ide bahwa dari pengalaman pembangunan ARPANET dimungkinkan adanya jaringan komputer multiple independent (banyak dan berdiri sendiri). Dalam hal ini ARPANET sebagai pioneer dalam penggunaan packet pensaklaran jaringan komputer, tetapi nantinya dapat juga dipergunakan sebagai packet untuk jaringan satelit, jaringan komputer paket radio terestrial dan jaringan lainnya. Internet seperti kita ketahui sekarang sudah menjadi sebuah jaringan komputer dengan arsitektur terbuka (open architecture networking). Dengan demikian, pemilihan teknologi jaringan komputer individu tidaklah harus dibuat terbatas pada satu jenis teknologi dengan arsitektur khusus akan tetapi cenderung akan dipilih teknologi jaringan komputer secara bebas oleh pembuatnya dan yang dapat dihubungkan
dengan jaringan lainnya mempergunakan sebuah meta-level "Internetworking Architecture". Sampai sat itu hanya ada satu metoda umum untuk menggabungkan jaringan komputer. Itu adalah bawaan dari teknologi rangkaian saklar dimana sebuah jaringan baru akan terhubung pada sebuah rangkaian setelah melalukan bit individual secara synchronous sebagai bagian dari suatu rangkaian end-to-end diantara beberapa lokasi akhir (end locations). Ini sudah ditunjukkan oleh Kleinrock pada tahun 1961 bahwa paket pensaklaran merupakan metoda pensaklaran yang efisien. Dengan mempergunakan paket pensaklaran, penggunaan special dalam sebuah hubungan interkoneksi antara jaringan komputer merupakan satu kemungkinan lain yang bisa dilakukan. Sedangkan saat itu masih ada kendala
untuk menghubungkan jaringan komputer yang berbeda, dan masih dibutuhkan sesuatu komponen yang digunakan satu sama lain, yang tidak hanya berfungsi sebagai sebuah peer dari yang lainnnya dalam menyelenggarakan end-to-end service.
Dalam arsitektur jaringan komputer yang terbuka, jaringan komputer individual dapat dibangun dengan desain terpisah dan dapat dikembangkan sendiri dan masing-masing memiliki interface unik sendiri yang didapat dari user dan atau
provider lain termasuk provider-provider Internetnya. Setiap jaringan komputer dapat didesain sesuai dengan lingkungan spesifik dan kebutuhan user-nya.
Ide arcitektur jaringan komputer yang terbuka pertama kali diperkenalkan oleh Kahn di DARPA pada tahun 1972.Pekerjaan ini murni merupakan bagian pekerjaan program paket radio. Namun akhirnya program ini merupakan program terpisah dan disebut "Internetting". Kata kunci untuk membuat sistem paket radio bekerja adalah adanya eliabilitas protokol end-to-end yang dapat memelihara secara efektif komunikasi meskipun dalam kondisi "jamming" dan adanya interferensi radio lainnya ataupun gejala blackout intermiten seperti yang biasa terjadi pada komunikasi di dalam sebuah terowongan. Kahn pertama kali mengembangkan protokol lokal hanya untuk paket radio, karena sulit
menemukan kecocokan dengan sistem operasi komputer yang lain, dia kembali menggunakan NCP.
Meskipun NCP tidak memiliki kemampuan untuk pengalamatan jaringan komputer (dan mesin) namun pada akhirnya pada penggunaan IMP dalam ARPANET mengharuskan perubahan-perubahan NCP. NCP dipergunakan dalam ARPANET untuk menjaga reliabilitas end-to-end. Apabila banyak paket hilang, maka protokol (dengan didukung aplikasi lainnya) tidaklah menimbulkan masalah. Dalam model ini NCP tidak menunjukkan kegagalan dalam mengontrol end-to-end host, sejak saat itu ARPANET merupakan jaringan komputer yang ada yang tidak memerlukan penggunakan kontrol eror pada hostnya. Sehingga, Kahn memutuskan untuk mengembangkan sebuah versi baru protokol yang dapat bekerja dengan baik
pada lingkungan jaringan komputer dengan arsitektur terbuka. Protocol ini kemudian disebut Transmission ControlProtocol/Internet Protocol (TCP/IP). Sedangkan NCP cenderung dipergunakan sebagai sebuah pengendali alat (device driver), protokol baru ini lebih menyerupai sebuah protokol komunikasi.
Empat alasan yang mendasari pemikiran Kahn kemudian ia itu :
1.Setiap jaringan komputer yang berbeda harus berdiri sendiri dan tidak mengalami perubahan di dalamnya apabila terhubung ke Internet.
2.Komunikasi ada dalam kondisi terbaik. Jika sebuah paket data tidak dapat dikirimkan ke tujuannnya, paket data tersebut segera dikirim ulang.
3.Kotak hitam (Black boxes) perlu dipasang untuk menghubungkan jaringan komputer yang kemudian lebih dikenal dengan nama gateway dan router.
4. Pada tingkat operasional, tidak diperlukan kontrol global.
Isu kunci lainnya yang dibutuhkan antara lain :
Algoritma untuk mencegah paket hilang (packet loss) dari terputusnya komunikasi yang permanen dan menghubungkan kembali secara baik untuk dikirim ulang dari sumber datanya.. Pengembangan "pipelining" host to host sehingga dengan demikian paket data multipel dapat dikirim dari sumber ke tujuan pada kondisi tidak didukung host, bila jaringan komputer perantaranya memungkinkan.
Gateway berfungsi meneruskan paket data dengan baik. Ini meliputi juga interpretasi IP header untuk routing-nya, penanganan interface, mengubah paket ke bentuk yang lebih kecil bila memungkinkan, dll. Adanya kebutuhan untuk pengecekan end-end, membangun ulang (reassembly) paket dari fragmen-fragmen data dan mendeteksi duplikatnya bila ada. Adanya kebutuhan pengalamatan global (global addressing). Kebutuhan teknik untuk mengontrol aliran data host ke host. Kebutuhan Interface (perangkat perantara) dengan beragam sistem operasi. Juga adanya perhatian seperti penerapan efisiensi, kehandalan internetwork, namun ini masih merupaka masalah berikutnya.
Kahn mulai mengerjakan sebuah pekerjaan prinsip sistem operasi yang berorientasi untuk komunikasi data selama di BBN dan pemikiran terakhirnya didokumentasikan dalam sebuah memorandum di lingkungan BBN berjudul "Communications Principles for Operating Systems". Dalam hal ini dia merealisasikan adanya sebuah kebutuhan data rinci dari setiap sistem operasi komputer agar dapat diubah sehingga dapat menerima setiap protokol baru secara efisien. Sehingga pada musim panas tahun 1973, setelah memulai usaha internetting, dia mengajak Vint Cerf untuk bekerja dengannya dalam mendesain protokol. Cerf sudah mengenal baik desain dan pengembangan yang telah dilakukan NCP dan telah memiliki pengetahuan tentang interfacing (pembuatan perangkat perantara) pada sistem operasi. Karena itu dengan pendekatan arsitektur jaringan Kahn pada sisi komunikasi datanya, dan denganpengalaman Cerf dalam pengembangan NCP, tim ini berhasil membuat desain rinci protokol komunikasi data yang sekarang disebut TCP/IP. Kerja keras mereka.membuahkan hasil, dan versi pertama telah didistribusikan pada pertemuan khusus International